Bahasa Indonesia · English
Tampilkan layar iPhone/iPad di Windows, lalu gunakan mouse dan keyboard laptop untuk berinteraksi dengan perangkat. iDock memisahkan mirroring melalui AirPlay dan kontrol melalui Bluetooth LE HID, sehingga keduanya dapat digunakan bersama atau secara terpisah.
Unduh melalui GitHub Releases · Instalasi · Cara pakai · Panduan developer
Pratinjau antarmuka Bahasa Indonesia; bukan indikator bahwa perangkat sedang tersambung. Pilih bahasa di Pengaturan → Bahasa.
Buka GitHub Releases, pilih rilis yang tersedia, lalu unduh iDock-Setup-<versi>-win-x64.exe dari bagian Assets. Jika versi yang diperlukan belum terbit, gunakan rilis yang tersedia atau tunggu paket berikutnya; build dari source adalah pilihan developer, bukan syarat penggunaan installer. Tautan unduhan bukan konfirmasi bahwa suatu rilis sudah diterbitkan.
Jalankan installer, tinjau permintaan izin Windows, lalu buka iDock for Windows melalui Start Menu. Installer Windows x64 menyertakan runtime aplikasi: pengguna tidak perlu memasang Git, SDK, atau .NET terpisah. Paket portable juga tersedia sebagai alternatif; jangan mengunduh arsip Source code jika hanya ingin menggunakan aplikasi.
Installer belum ditandatangani secara digital. Periksa asal unduhan, versi, dan checksum sebelum menjalankannya; jangan menonaktifkan SmartScreen, antivirus, atau Firewall. Lihat verifikasi unduhan.
Installer mempertahankan izin receiver Private/LocalSubnet. Pada 0.5.3, pilihan tambahan Wi-Fi berprofil Public dicentang secara default pada instalasi baru; pilihan tetap terlihat dan dapat dihilangkan centangnya. Upgrade mempertahankan pilihan terdahulu, termasuk jika sebelumnya dinonaktifkan. Tinjau cakupan izin jaringan sebelum melanjutkan: hanya receiver yang dipasang, Public + Wireless + LocalSubnet, tetapi berlaku pada semua Wi-Fi Public, bukan hanya nama jaringan saat pemasangan. Hilangkan centang jika tidak ingin memberi izin tersebut. Profil jaringan, Bonjour, dan Bluetooth tidak diubah.
- Hubungkan Windows dan iPhone/iPad ke jaringan lokal yang sama.
- Baca Panduan di bagian atas aplikasi, lalu pada kartu Layar perangkat, klik Buka mirroring. Saat pertama dipakai, UxPlay mungkin meminta pemasangan Bonjour melalui prompt Administrator. Tinjau prompt tersebut; jika receiver berhenti setelah pemasangan, klik Buka mirroring lagi.
- Di perangkat, pilih Control Center → Screen Mirroring → uxplay-windows. Layar tampil pada jendela video terpisah.
Jika Windows meminta izin Firewall, izinkan hanya komponen yang benar pada jaringan tepercaya yang digunakan. Jangan mematikan Firewall.
Nama receiver yang muncul di perangkat belum membuktikan jalur video dapat tersambung. Jika nama terlihat tetapi koneksi gagal, lihat diagnosis mirroring.
- Nyalakan Bluetooth Windows dan perangkat, lalu klik Aktifkan kontrol pada kartu Mouse & keyboard.
- Di aplikasi Settings perangkat, buka Accessibility → Touch → AssistiveTouch, aktifkan, lalu pilih Devices → Bluetooth Devices. Pasangkan nama laptop yang ditampilkan pada Panduan iDock.
- Setelah koneksi input tersedia, gunakan pintasan alih target yang ditampilkan aplikasi (Ctrl + Alt + D secara default). Periksa target sebelum menggerakkan pointer atau mengetik.
- Gunakan Ctrl + Alt + Q untuk mengembalikan input ke Windows. Gulir ke Pengaturan untuk mencoba sensitivitas, orientasi pointer, bahasa, serta tampilan jendela video dan suara mirroring.
Pintasan alih target dapat diubah melalui Ubah pintasan di bagian Panduan; Ctrl + Alt + Q tetap dan tidak dapat diubah. Perubahan berlaku setelah kontrol dinonaktifkan lalu diaktifkan lagi; mirroring tidak perlu dihentikan. Lihat mengubah pintasan.
Pada 0.5.3, tombol merah Nonaktifkan kontrol menghentikan mouse/keyboard tanpa menutup mirroring. Ctrl + Alt + S atau tombol Ambil screenshot menyimpan tampilan perangkat sebagai PNG lokal; lihat cara pakai. Periksa Releases untuk versi installer yang benar-benar tersedia.
Pada 0.6.0, Pengaturan menambahkan Tampilan video (biarkan UxPlay, windowed mengikuti bentuk perangkat, atau fullscreen), Decoder video (GPU bila probe Direct3D 11 mendukung, dengan fallback software dan cadangan arguments.txt), dan slider Suara mirroring dengan tombol Bisukan. Semuanya hanya menyentuh receiver milik sesi iDock, dan belum diverifikasi pada perangkat lain saat rilis; lihat catatan 0.6.0.
Pada 0.7.0, opsi Sematkan video di atas menjaga jendela video milik sesi iDock di atas jendela biasa, termasuk aplikasi dengan fullscreen tanpa bingkai. Opsi ini mati secara default, tersimpan untuk sesi berikutnya, bekerja bersama semua pilihan Tampilan video, dan diterapkan tanpa mengaktifkan jendela video. Mode Windowed juga otomatis mengikuti perubahan bentuk portrait/landscape pada renderer D3D11/D3D12 tanpa menimpa perubahan ukuran manual pada orientasi yang sama. Windows tidak menjamin pin tetap terlihat di atas exclusive fullscreen, desktop aman seperti prompt UAC, atau aplikasi lain yang juga selalu di atas; lihat catatan 0.7.0 serta cara pakai dan batasnya.
Halaman pairing berada di Settings, bukan menu AssistiveTouch yang mengambang. Status Bluetooth umum Connected belum membuktikan mouse/keyboard HID tersambung. Panduan penggunaan lengkap menjelaskan status, hotkey, dan pemulihan koneksi.
- Antarmuka terang satu halaman: Panduan di atas, diikuti kartu mirroring/kontrol, Pengaturan, dan Diagnostik. Semua bagian dapat dicapai dengan menggulir.
- Mirroring AirPlay di jendela terpisah melalui UxPlay Windows.
- Opsi Sematkan video di atas untuk jendela video milik sesi aktif, tanpa mengaktifkan jendela video tersebut.
- Menutup jendela video AirPlay Video Stream mengakhiri sesi mirroring/kontrol setelah jeda singkat; minimize tidak. Lihat perilaku penutupan sesi.
- Pointer relatif, klik, drag, scroll, dan keyboard melalui Bluetooth HID.
- Pintasan alih target yang dapat diatur, dengan pintasan kembali ke Windows yang tetap.
- Tombol merah Nonaktifkan kontrol tanpa memutus mirroring.
- Screenshot PNG lokal melalui Ctrl + Alt + S, tanpa mengambil seluruh desktop.
- Sensitivitas pointer 0.25×–3.00× yang tersimpan otomatis.
- Koreksi arah portrait/landscape manual, tanpa pairing ulang.
- Pemeriksaan Bluetooth dan log lokal untuk membantu diagnosis.
Buka Pengaturan → Bahasa, lalu pilih Bahasa Indonesia atau English. Teks berubah langsung dan pilihan tersimpan untuk pembukaan berikutnya, tanpa memulai ulang sesi atau mengubah sensitivitas/orientasi. Fitur ini diperkenalkan pada 0.5.2; paket 0.5.1 belum memilikinya.
Dokumentasi dua bahasa dapat dibaca terlepas dari versi aplikasi yang dipasang. Pesan Windows, log backend, dan antarmuka UxPlay terpisah tetap menggunakan bahasa asalnya; pengaturan ini tidak mengubah bahasa perangkat iOS/iPadOS.
Mirroring dan kontrol tidak membutuhkan aplikasi pendamping di perangkat, Mac, jailbreak, atau Developer Mode. Build, penandatanganan, pemasangan aplikasi iOS/iPadOS, dan debugging tetap memakai toolchain pengembangan masing-masing. iDock bukan pengganti Xcode, simulator, atau debugger.
| Lingkungan | Status yang diketahui |
|---|---|
| iPhone 11 dan Windows 11 pada setup pengembang | Mirroring serta kontrol telah digunakan; pengguna melaporkan penggunaan terasa cukup stabil. Ini bukan hasil matriks uji semua perangkat. |
| Model iPhone, versi iOS, dan adapter lain | Belum tersedia matriks kompatibilitas yang terverifikasi. |
| iPad dan iPadOS | Dapat dicoba jika fitur yang diperlukan tersedia; belum diverifikasi pada perangkat nyata. |
Paket ditujukan untuk Windows x64; Windows 11 direkomendasikan. Kontrol memerlukan adapter/driver dengan BLE peripheral/GATT advertising, bukan sekadar Bluetooth untuk headset. Detail minimum sistem dan perbedaan paket ada di persyaratan instalasi.
Pointer tidak dipetakan langsung ke koordinat jendela video. Arah pointer setelah perangkat diputar tetap dipilih manual; mulai 0.7.0, mode video Windowed dapat mengikuti perubahan bentuk portrait/landscape secara otomatis. Sensitivitas mengatur jarak gerakan, bukan latensi. Multi-touch, biometrik, konten terlindungi, seluruh versi iOS/iPadOS, dan kontrol tanpa keterlambatan tidak dijamin. Catatan pengujian serta kriteria kestabilan membedakan hasil yang sudah diamati dari pekerjaan validasi yang masih diperlukan.
Alur build manual tetap tersedia dan tidak memerlukan pemasangan installer:
git clone https://github.com/samuelraindrwn/iphone-dock-windows.git
Set-Location .\iphone-dock-windows
.\scripts\build.ps1
.\scripts\test.ps1Gunakan .NET 10 SDK x64 untuk membangun. Build default bersifat framework-dependent dan memerlukan .NET 10 Desktop Runtime x64 saat dijalankan. Output ada di dist\iDock\iDock.exe; jalankan seluruh paket, bukan EXE saja. Lihat panduan developer untuk restore lokal, paket self-contained, struktur source, dan pengujian. Panduan rilis menjelaskan penyusunan installer dan publikasi GitHub Releases.
- Instalasi, portable, upgrade, dan uninstall
- Cara pakai, hotkey, sensitivitas, dan orientasi
- Pemecahan masalah dan pelaporan bug
- Build, pengujian, dan kontribusi developer
- Checklist rilis dan installer
- Perubahan dan status pengujian 0.5.1
- Pilihan bahasa dan status pengembangan 0.5.2
- Pintasan, nonaktifkan kontrol, dan screenshot 0.5.3
- Tampilan jendela video dan suara mirroring 0.6.0
- Pin video dan pelacakan orientasi otomatis 0.7.0
- Arsitektur serta penyimpanan data
- Kriteria dan checklist kestabilan
- Roadmap iOS/iPadOS, latensi, dan perbaikan bug
- Versi/checksum komponen dan lisensi pihak ketiga
Log tersimpan lokal dan tidak diunggah otomatis. Instalasi memakai %LOCALAPPDATA%\iDock untuk data pengguna; paket portable memakai folder data dan logs di dalam folder aplikasi. Sebelum melaporkan masalah, samarkan identitas perangkat, alamat Bluetooth, path pribadi, dan informasi sensitif. Jangan unggah seluruh folder data.
Source milik proyek iDock menggunakan MIT. Lisensi serta atribusi backend dan UxPlay tetap berlaku masing-masing; lihat pemberitahuan pihak ketiga. iDock adalah proyek independen, bukan fitur iPhone Mirroring resmi Apple dan tidak berafiliasi dengan Apple.
